Tampilkan postingan dengan label macam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label macam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Januari 2014

Hak Seorang Muslim dan Persaudaraan


Hadith berikut ini menjelaskan tentang masalah persaudaraan dan hak sesama Muslim. Hadith yang diriwayatkan oleh sahabat Abū Hurairah r.a. ini dicatat oleh Imam Muslim dalam kitab al-Sahīh, Rasulullah s.a.w. bersabda :

لَا تَحَاسَدُوا وَلَا تَنَاجَشُوا وَلَا تَبَاغَضُوا وَلَا تَدَابَرُوا وَلَا يَبِعْ بَعْضُكُمْ عَلَى بَيْعِ بَعْضٍ وَكُونُوا عِبَادَ اللَّهِ إِخْوَانًا الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ التَّقْوَى هَاهُنَا وَيُشِيرُ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ بِحَسْبِ امْرِئٍ مِنْ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ

Maksudnya: “Jangalah kalian saling hasad, janganlah kalian menawar barang dengan maksud supaya ada orang lain yang menawar dengan harga lebih tinggi, janganlah kalian saling memarahi, janganlah kalian saling memalingkan muka, janganlah kalian membeli barang yang sedang ditawar oleh orang lain, jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Seorang Muslim adalah saudara bagi Muslim yang lain, ia tidak boleh menganiaya saudaranya, tidak boleh berbohong kepadanya, tidak boleh merendahkannya, Ketakwaan berada di sini (Rasul menunjuk ke arah dadanya tiga kali). Cukuplah kejelekan seseorang apabila ia menganggap rendah saudaranya yang Muslim. Harta, darah dan kehormatan seorang Muslim haram (tidak boleh dilanggar) oleh seorang Muslim lainnya."



Sumber : http://akhlakrasulullahsaw.wordpress.com/2012/03/15/persaudaran-dan-hak-sesama-muslim/

Selasa, 08 Oktober 2013

Beladiri Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam

dailyhadith2013.blogspot.com - Beladiri di Indonesia tentu sudah tidak asing lagi, terlebih Indonesia memiliki sebuah cabang bela diri sendiri yaitu pencak silat yang keberadaannya sudah diakui dunia melalui berbagai cabang yang diperlombakan di ASEAN games maupun perlombaan internasional sejenis lainnya. Namun bagaimana pandangan Islam terhadap beladiri itu sendiri??

Langsung aja ya, kenyataannya, bela diri adalah sunnah Rasulullah saw. Banyak orang bilang bahwa Rasulullah saw. tidak pernah belajar bela diri. Kalau dikatakan beliau tidak pernah berguru pada seorang guru silat, mungkin memang benar. Namun rasanya terlalu gegabah kalau mengatakan bahwa beliau tidak bisa bela diri, mengingat track record beliau yang sangat mengagumkan di medan perang. Tidak seperti jenderal jaman sekarang, beliau selalu berada di garis terdepan. Memang beliau pun bisa terluka, tapi kehebatan tempurnya tidak bisa diragukan lagi. Menurut saya, mereka yang bilang bahwa Rasulullah saw. tidak bisa bela diri harus rajin-rajin menelaah sirah nabawiyah kembali. Faktanya sudah sangat jelas, kok!

Bela diri adalah kebutuhan dakwah. Sudah bukan rahasia lagi bahwa dakwah Islamiyah sekarang ini dimusuhi habis-habisan. Musuh-musuh Islam tidak akan segan-segan melakukan kekerasan pada para kader dakwah. Di Mesir, Ikhwanul Muslimin menjadi oposisi terbesar, sekaligus menjadi golongan penghuni penjara yang paling banyak. Di Aljazair, partai Islam dikudeta oleh militer meskipun memenangkan pemilu secara adil. Di Indonesia, para preman tidak jarang dikerahkan untuk mengintimidasi kegiatan-kegiatan partai dakwah.
Untuk mengkaji beladiri hendaklah kita tidak menyimpang dari Aqidah Islamiyah, karena mengkaji beladiri tanpa pengetahuan yang mendukung dapat mengakibatkan rusaknya Aqidah Islamiyah kita, baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Dasar pengkajian yang kita lakukan hendaklah sesuai dengan firman Allah sebagai berikut :

” Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggung jawabannya”. (QS Al Israa’ : 36)

Di dalam ayat tersebut di atas Allah menginginkan kita sebagai hambanya untuk mengadakan penelitian yang mendalam tentang sesuatu yang akan ita kerjakan atau kita ikuti. Begitu pula dengan masalah beladiri yang akan kita ikuti harus kita teliti terlebih dahulu.


Dengan penelitian ini diharapkan kita sebagai umat Islam tidak terjebak dengan permasalahan dan perbuatan kita yang merusak aqidah kita, baik secara langsung maupun tidak langsung. Semoga kita semua yang berminat mengkaji beladiri berada di jalan Allah.

Suatu aliran beladiri bisa dikatakan Islam jika sudah memenuhi kriteria berikut :

A. Niat untuk Belajar Beladiri
Niat merupakan sesuatu yang menentukan pekerjaan kita, apakah dapat dinilai sebagai ibadah ataupun tidak oleh Allah. Begitupun mempelajari beladiri segalanya tergantung oleh niat kita apakah hanya mencari sehat, atau tujuan lainnya, sebagaimana hadits berikut :

” Sesungguhnya amal itu tergantung dari niatnya” (HR Bukhari)
” Dan barang siapa menghendaki pahala dunia niscaya kami berikan kepadanya pahala dunia itu dan barang siapa menghendaki pahala akhirat kami berikan pahala akhirat itu ” (QS Ali Imran : 145)
Hendaklah tujuan dalam mempelajari beladiri hanyalah untuk membela hak kita sebagai seorang muslim yang menjadi khalifah di muka bumi ini.

B. Baik dari Segi Aqidah
a. Janji yang diucapkan dalam beladiri
Janji yang diucapkan haruslah sesuai denga ketentuan syariah dan melanggar batas-batas yang diharamkan Allah
b. Perhatikan dan teliti lambang yang digunakan
Lambang beladiri tidak boleh menyalahi syariah, misalnya :
Segitiga sama kaki, baik terbalik ataupun tidak ini melambangkan kaum zionis Yahudi
Swastika melambangkan aqidah Hindu / Budha
Bintang Segi Enam yang terdiri dari dua buah segitiga sama kaki, ini melambangkan Bintang Yahudi

c. Perhatikan cara penghormatan (sikap tangan dalam penghormatan)
Siap tangan banyak yang tanpa kita sadari melambangkan suatu aqidah agama lain.

Berikut akan kita lihat arti sikap tangan (mudra) dalam kita Weda Parikrama susunan G.Pudja terbitan tahun 1972 di halaman 57 berbunyi sebagai berikut : ” Tiap arah dengan nama mudra tersendiri dalam tiap mudra melambangkan aspek dewata dengan arti tujuan tertentu”.

Jadi kalau kita melakukan penghormatan dengan sikap tangan yang melambangkan suatu dewa tertentu, berarti kita telah mensekutukan Allah secara tidak langsung.

d. Teknik pernafasan yang digunakan
Memahami teknik pernafasan sama pentingnya dengan memahami sikap tangan. Banyak teknik pernafasan yang menggunakan metode pernafasan agama lain yang bagi mereka merupakan salah satu cabang ibadah. (misalnya pernafasan Yoga)

e. Cara meningkatkan kemampuan diri
Tidak diperkenankan menggunakan bacaan-bacaan tertentu ataupun upacara-upacara tertentu yang mempunyai syarat tertentu pula, maka kita akan terjerumus dalam masalah kemusyrikan, misalnya puasa 7 hari berturut-turut dan tidak tidak tidur dengan dzikir tertentu untuk mendapatkan ilmu kebal, ilmu kekuatan dan atau dengan cara dilakukan pembukaan sebelum belajar tenaga dalam, sehingga setelah dibuka seseorang akan meningkat kemampuannya.
Latihan fisik harus benar-benar mengerahkan kemampuan fisik, jangan dicampuri dengan sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan latihan fisik..

f. Cara melakukan jurus / gerakan dalam beladiri
Tidak melakukan gerakan yang seronok dan menggunakan alat bantu yang tidak sesuai syariah, misalnya jurus mabuk yang akan efektif digunakan dengan cara minum minuman keras terlebih dahulu. Percampuran antara pria dan wanita. Menyamakan jurus pria dan wanita sehingga terjadi perubahan gerak dan perilaku seorang wanita menjadi seperti seorang pria atau seorang pria yang berubah menjadi wanita.
Pakaian pria dan wanita harus sesuai dengan kaidah syariah yaitu menutup aurat dan tidak menyerupai satu sama lain.

” Rasulullah melaknat laki-laki menyerupai perempuan dan perempuan yang menyerupai laki-laki’. (HR Bukhari)

” Rasulullah melaknat laki-laki yang berpakaian serupa pakaian perempuan dan perempuan yang berpakaian serupa pakaian laki-laki. (HR Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu Hiban dan Hakim)

C. Baik dari Segi Kesehatan
Salah satu tujuan dan hasil beladiri adalah badan yang sehat dan kuat, sehingga setiap gerakan harus selalu mendukung kearah sana. Tidak diperkenankan melakukan gerakan yang akan merusak atau memperlemah badan kita.

Misalnya gerakan yang tidak tepat adalah :
Cara menendang yang salah yaitu mengunci sendi lutut sehingga dua tulang di bawah tempurung lutut beradu, pada akhirnya mengakibatkan lecet.
Cara memukul yang salah yaitu mengunci sendi sikut yang dapat mengakibatkan terjadinya lecet pada tulang hasta akibat berbenturan tulang
Memukul-mukul benda keras tanpa lapisan lunak dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan asam urat yang akan menyebabkan trauma sendi.
Memukul-mukul leher yang mengakibatkan pusat sistem saraf yang berada di batang otak terganggu.
Melakukan pemanasan yang tidak tertib seperti menahan nafas dengan keras atau gerakan pemanasan yang terlalu keras pada awal latihan. Ini dapat mengakibatkan sistem peredaran darah terganggu akibat sendi, otot, jantung belum dipanaskan terlebih dahulu.
Dan lain-lain yang perlu diteliti dari segi kesehatan agar tidak terjebak pada hal-hal yang mendzolimi diri sendiri.

Itulah yang mungkin dapat dikaji tentang beladiri dari sudut pandang Islam, bagaimanapun Rasul juga merekomendasikan kita untuk belajar memanah yang dalam beberapa klasifikasi dapat dikategorikan sebagai beladiri juga. Jenis apapun beladirinya, hendaknya itu tidak menjauhkan diri kita dari Allah karena Dia lah Dzat Yang Mahakuat, laa haula walaa quwatailla billah..
Wallahu a’lam.

Referensi:
Berbagai sumber, diantaranya,
Al-Quran Al Karim
Hadist
http://hartcone.multiply.com/
http://thifanpokhan.blogspot.com/search/label/Artikel

Kamis, 03 Oktober 2013

Jangan Lupa 3 Hal Ini Saat Bepergian

Dailyhadith2013 - Jika ingin bepergian, jangan lupakan tiga hal ini. Pastikan ketiganya ada dalam dompet Anda. Apa sajakah?

* Kartu asuransi
Selain kartu identitas resmi, seperti KTP dan SIM, masukan juga kartu asuransi di dompet. Selipkan juga kartu nama agar bisa bertukar kontak ketika tak sengaja bertemu dengan kenalan baru. Alternatif lainnya, gunakan aplikasi digital, seperti BeamMe, SnapDat, dan DropCard untuk memangkas ketebalan dompet. Lantas, singkirkan struk belanja yang mungkin menjejali dompet. Hindari menyimpan bukti transaksi perbankan.

* Tanda pengenal
Letakan tanda pengenal lengkap dengan nomor telepon pribadi Anda di bagian yang paling mudah terlihat di dalam dompet. Ini akan memudahkan orang untuk mengenali pemilik dompet begitu menemukannya. Pastikan di dompet juga tertera informasi nomor telepon orang terdekat yang harus dihubungi di saat darurat. Laman finance.yahoo.com mengabarkan, Emergency Lin di Amerika Serikat mencatat 89 persen warganya luput mencantumkan identitas penting tersebut.

* Uang tunai dan plastik
Kendati transaksi online sudah makin meluas penggunaannya, jangan lupa membawa uang tunai yang cukup untuk memudahkan pembayaran dalam jumlah yang tak terlalu besar. Uang tunai juga dibutuhkan di kondisi darurat. Lalu, simpan kartu debit atau kredit yang paling sering dipakai di kantong terdepan. Tinggalkan kartu yang jarang dimanfaatkan.

Sumber : republika.co.id
Redaktur : Endah Hapsari

Mahfudzhot kelas 1 Part - 1



   


    مَنْ سَارَ عَلىَ الدَّرْبِ وَصَلَ
1.     Siapa berjalan pada jalannya sampai.
Keterangan : maksudnya adalah barang siapa yang berjalan pada jalur yang benar-benar sesuai dengan apa yang ingin di capai, maka sampai lah ia pada tujuannya.
Himah : Maka barang siapa yang ingin mencapai pada impiannya maka pekerjaannya harus sesuai dengan apa yang ingin ia capai.

2.             مَنْ جَدَّ وَجَدَ


2. Siapa bersungguh-sungguh, mendapat.
Keterangan : Barang siapa yang bersungguh-sungguh dengan apa yang diinginkan maka dapatlah ia.
Hikmah : bukan hanya parang yang tajam yang bisa memotong batang pohon yang besar tapi parang tumpul pun dapat memotong asalkan bersungguh-sungguh.


3.             مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ


3. Siapa yang sabar beruntung.
Keterangan : Barang siapa yang dapat bersabar atas segala seseuatu maka amanlah ia dari kecelakaan karna kecerobohan dan ketergesa'annya.
Hikmah : Jika ingin beruntung dalam suatu pekerjaan ataupun masalah apapun bersabarlah dan mintalah "pertolongan" kepada Allah SWT.


 

4.             مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ


4. Siapa sedikit kejujurannya, sedikit temannya.
Keterangan : Sesiapa kebiasaannya berbohong sehingga tertupi kejujurannya, maka sedikitlah yang ingin berteman dengannya.
Hikmah : Kejujuran adalah modal utama untuk mendapat kepercayaan seseorang, maka berkatalah jujur dan tinggalkan perkataan dusta meskipun hanya selingan/candaan.



5.             جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ


5. Pergaulilah orang yang punya kejujuran dan ketepatan janji.
Keterangan : Bersahabatlah dengan orang-orang yang punya kejujuran dan selalu menepati janjinya.
Hikmah : akhlaq yang terpuji menular dan akhlaq yang buruk pun menular, maka perbaikilah pergaulan dan janganlah bersahabat dengan orang yang buruk perilakunya sedangkan kamu tidak dapat merubah perilaku orang buruk tersebut.




6.             مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ



6. Kecintaan teman itu, tampak pada waktu kesempitan.
Keterangan : saat seseorang sedang kesulitan maka teman yang mecintainya adalah yang setia membantu dan memikul kesulitannya sampai hilang kesulitan temannya.
Hikmah : jadilah teman yang dicintai dan mencintai temannya Karna Allah, niscaya akan tumbuhlah cinta sejati.


 

7.             وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ



7. Tidak ada kenikmatan kecuali setelah kepayahan.
Keterangan : Ikhtiar (Usaha), Doa dan Tawakkal kepada Allah adalah satu kunci untuk mendapat kenikmatan yang sesungguhnya.
Hikmah : janganlah berleha-leha karena kenikmatan itu disaat seseorang bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuannya dan ia mendapatkannya karena kesungguhannya.


Sumber : dailyhadith2013.blogspot.com
Pensyarah : Muhammad Nasrullah / nas.lima5@gmail.com

4 Trik Bicara di Depan Publik Tanpa Gugup

Dailyhadith2013 - Mempersiapkan materi untuk bahan bicara di depan orang banyak, idealnya memang dilakukan selama beberapa hari. Paling tidak ada kesempatan untuk mempersiapkan bahan, kemudian melatih cara bicara, dan mempersiapkan mental.

Tapi, kadang kesempatan untuk tampil tidak diiringi waktu persiapan yang memadai. Ketika tiba saatnya kita bicara di depan orang banyak, apalagi dengan bahasa asing, kalau waktu persiapan hanya sesaat jangan langsung bilang ‘tidak. Janie Lipsmeyer, salah satu penulis di situs bisnis, Helium.com mengungkapkan, di saat mendesak mempersiapkan satu naskah bicara di depan orang banyak sebenanya bisa dilakukan dalam waktu lima menit saja. Beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

* Siapkan materi yang paling kita kuasai atau paling kita gemari. Bicarakan tentang hal-hal yang selama ini paling menarik minat kita. Bisa tentang olahraga, film, atau hoby.

* Memasukkan pengalaman berkesan yang pernah kita alami dalam materi presentasi juga bisa membantu kita memiliki bahan yang familier. Kesan dan pengalaman yang kita dapat pada liburan kita yang terakhir, misalnya, mungkin bisa menjadi masukan yang berarti bagi orang lain.

* Selipkan sedikit kesimpulan atau saran yang akan semakin membuat presentasi kita memiliki manfaat bagi orang lain. Kalau akhirnya kita memilih bicara tentang liburan, kita bisa berikan rekomendasi tempat liburan atau menyarankan audiens untuk pergi ke tempat yang baru kita datangi. Atau, kalau tempat yang kita datangi ternyata kurang asyik, ingatkan mereka agar jangan sampai salah langkah seperti yang kita alami.

* Persiapkan diri juga untuk tampil dengan bahasa tubuh yang baik dan kalimat pembuka yang baik. Menyapa rekan atau kolega yang hadir dengan ramah bisa sekaligus menjadi pemecah ketegangan yang baik.



Sumber : republika.co.id
Redaktur : Endah Hapsari

Pahala Istri yang Mengandung dan Melahirkan

Dailyhadith2013 - Istri yang mengandung lalu melahirkan anak akan memperoleh pahala sebesar ganjaran orang yang berpuasa dan berjihad di jalan Allah. Jika tengah menyusui anaknya, maka malaikat dari langit akan memanggilnya dan akan dicukupkan pahala amal yang lampau dan akan datang. Aisyah berseloroh, ”Allah memberikan segudang kebajikan bagi perempuan, mana bagian kalian wahai laki-laki?” Tak pelak, celetukan Aisyah itu pun membuat Rasul tertawa.
  
Al-Wishabi menambahkan, acapkali memang diakui kejenuhan akan datang menghampiri. Maka, di antara rutinitas selingan yang bisa dilakukan adalah aktivitas menjahit. Karena, menurut al-Wishabi, sebaik-baik pekerjaan bagi perempuan selama di rumah, di samping tugas utama yang lain, ialah menjahit.

Ia menyebutkan, menjahit baju, adalah tradisi para istri nabi dan rasul terdahulu. Sebut saja Hawa. Kulit kambing yang disembelih oleh Nabi Adam AS dipintal sedemikan rupa lalu dijahit guna difungsikan sebagai baju dan kerudung.

“Sebaik-baik hiburan seorang istri adalah memintal,” demikian sabda Rasul seperti dinukilkan oleh Ibnu Abas. Salah satu alasannya, seperti diungkapkan Rasul di riwayat Anas bin Malik, menenun atau menjahit baju dinilai bisa menjadi salah satu media yang mempercantik performa seorang perempuan dan membuatnya lebih bersahaja.


Sumber : republika.co.id
Redaktur : Endah Hapsari

Jokowi Di Ingatkan Bisa Bernasib Buruk Seperti Joseph Estrada

Dailyhadith2013 - SEMARANG -- Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional, Amien Rais, mengakui sikap merakyat Joko Widodo memang membuat masyarakat 'trenyuh' sehingga Gubernur DKI Jakarta itu menjadi sangat populer.
Tapi, Amien mengingatkan masyarakat Indonesia jangan memilih presiden hanya karena popularitasnya. Pernyataan Amien Rais ini terkait kemungkinan Jokowi maju dalam Pilpres 2014 mendatang.
''Pribadi Jokowi yang merakyat itu memang membuat trenyuh,'' kata Amien ketika menyampaikan kuliah umum berjudul 'Intervensi Asing Dalam Politik Luar Negeri Indonesia' di Universitas Diponegoro, Semarang, Selasa (24/9).
''Tetapi, dengan segala hormat, saya mengingatkan masyarakat bahwa memilih 'Lurah Indonesia' tidak boleh hanya karena popularitas.''
Jika Jokowi terpilih sebagai presiden karena popularitasnya, maka dia bisa bernasib seperti Joseph Estrada.
"Dulu, Joseph Estrada (mantan Presiden Filipina, red) juga dipilih mutlak. Dia kan bintang film Filipina. Setiap sore, masyarakat melihat filmnya. Dikeroyok tujuh orang, menang. Ditembak, tidak pernah kena," kata Amien.
Karena ketenarannya lewat film-filmnya itu, kata Amien Rais, masyarakat Filipina melihatnya sebagai sosok yang bakal mrantasi (mampu mengatasi masalah, red). Sehingga, dia kemudian terpilih sebagai Presiden Filipina.
"Masyarakat Filipina saat itu melihat Joseph Estrada sebagai 'The Hero of Filipina'. Namun, kurang dari sembilan bulan menjabat, ternyata dia (Joseph Estrada) sudah mendapat impeachment,'' katanya.
Amien mengakui Jokowi memang orangnya baik dan tidak separah Joseph Estrada. Tetapi, Amien menyarankan Jokowi sebaiknya mengasah 'jam terbang' sebagai gubernur dulu sebelum nyapres. Karena, persoalan bangsa lebih luas daripada persoalan masyarakat Jakarta.



Sumber : Republika.co.id
Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara

Pemerintah AS Lakukan 'Shutdown', Ini Komentar IMF

dailyhadith2013 - WASHINGTON --  Dana Moneter Internasional pada Rabu mengatakan penghentian sementara kegiatan (shutdown) pemerintah AS yang disebabkan oleh kebuntuan anggaran telah diabaikan oleh pasar-pasar keuangan, tetapi memperingatkan ketidakpastian bisa memperketat kredit.
"Shutdown sejauh ini belum berbahaya. Pengaruhnya di pasar relatif rendah," Laura Kodres, asisten direktur Departemen Moneter dan Pasar Modal IMF mengatakan.
Reaksi pasar saham global terhadap penghentian sebagian layanan pemerintah AS pada Selasa masih diredam. Pasar umumnya telah menghargakannya dalam hasil itu di tengah pertempuran sengit antara Partai Republik dan Demokrat di Kongres AS atas anggaran untuk tahun fiskal 2014 yang dimulai pada Selasa (1/10).
Namun demikian, Kodres memperingatkan bahwa ketidakpastian yang diciptakan oleh kebuntuan politik dapat menyebabkan kondisi kredit lebih ketat di perekonomian terbesar di dunia itu.
"Setiap kali kita memiliki peningkatan ketidakpastian, itu dapat memiliki pengaruh pada permintaan dan pasokan kredit," katanya saat konferensi pers di Washington untuk meluncurkan sebuah laporan baru IMF tentang stabilitas keuangan global.
"Rumah tangga dan bisnis kemungkinan akan mengekang penggunaan kredit karena itu sangat tidak terduga untuk menentukan apa yang akan terjadi selanjutnya," katanya.
Bank-bank juga bisa menjadi khawatir tentang situasi itu dan mengurangi kembali kredit mereka, ia menambahkan. (P>
Sebagian besar ekonom memperkirakan "shutdown" akan menghapus sekitar sepersepuluh persentase poin dari pertumbuhan ekonomi AS kuartal keempat, jika hanya berlangsung satu atau dua minggu.
Tetapi mereka semakin khawatir bahwa kebuntuan anggaran bisa mengakibatkan "default" (gagal bayar) utang AS jika Kongres gagal menaikkan batas utang negara pada pertengahan Oktober.


Sumber : Republika.co.id
Redaktur : Heri Ruslan
Sumber : Antara

Selasa, 01 Oktober 2013

Hikmah Medis di Balik Hadits “Padamkan Lampu Jika Hendak Tidur”

Tidur dengan lampu mati - ilustrasi (foto Hajrimz)
"Padamkanlah lampu di malam hari apabila kamu akan tidur, tutuplah pintu, tutuplah rapat-rapat bejana-bejana dan tutuplah makanan dan minuman" (HR.Muttafaq'alaih).

Rasulullah mengatakan tentang itu lebih dari 14 abad yang lalu. Ternyata, di abad modern yang serba tehnologi ini baru diketahui manfaat medis dari tuntunan Rasulullah shallallahu alaihi wasallam untuk memadamkan lampu ketika hendak tidur.

Seperti yang ditulis Ustadz Yusuf Mansur, ahli biologi Joan Robert mengungkapkan bahwa tubuh baru bisa memproduksi hormon melatonin ketika tidak ada cahaya. Hormon melatonin ini adalah salah satu hormon kekebalan tubuh yang mampu memerangi dan mencegah berbagai penyakit, termasuk kanker payudara dan kanker prostat. Orang yang tidur dalam kondisi gelap, maka tubuhnya bisa memproduksi hormon ini.

Sebaliknya, tidur dengan lampu menyala di malam hari, sekecil apapun sinarnya menyebabkan produksi hormon melatonin terhenti..

Pentingnya tidur di malam hari dengan mematikan lampu juga diteliti oleh para ilmuwan dari Inggris. Peneliti menemukan bahwa ketika cahaya dihidupkan pada malam hari, bisa memicu ekpresi berlebihan dari sel-sel yang dikaitkan dengan pembentukan sel kanker.

Sebuah konferensi tentang anak penderita leukimia yang diadakan di London juga menyatakan bahwa orang bisa menderita kanker akibat terlalu lama memakai lampu waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan yang tidak pernah memakai lampu waktu tidur.

Subhanallah... demikian luar biasa tuntunan Rasulullah. Setelah berabad-abad, hikmah medisnya baru terugkap. Wallahu a’lam bish shawab.


 [Sumber: Fanpage ustad Yusuf Mansyur]

Hadist Shohih Dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam Tentang Memilih Pemimpin dan Memimpin. Part - 1

dailyhadith2013 - Telah banyak para pemimpin yang yang telah kita ketahui, mulai dari pemimpin Rumah Tangga, Kampung, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, Militer, Pemimpin Perusahaan, Mentri, bahkan sampai Pemimpin Negara sekalipun yang silih berganti memimpin apa yang di bebankan padanya.

Sungguh sekecil apapun kepemimpinan yang di pegang oleh seseorang, di situ tetap ada tanggung jawab yang di berikan padanya dan suatu pertanggung jawaban akan dibalas sekecil biji sekalipun, apakah tanggung jawab yang diembannya baik maka akan diberikan hasil dari pertanggung jawabannya baik, begitu pun jika hasil pertanggu
ng jawabannya buruk maka keburukan pula yang akan dia dapatkan, itu semua sudah sunnatullah. Walllahu A'alam.

Dalam hadist - hadist shohih dari Kitab Shohih Bukhori yang akan dikemukakan 10 Hadist tentang Pemimpin dan sesuatau hal tentang kepemimpinan adakalnya kita memperhatikan adab membaca hadist dan mempelajari hadist, karena bagaimanapun Hadist tetaplah Hadist yang datang dari Rasululllah Shallahu Alaihi Wasallam, seakan kita bertatap dan bermuajahah langsung dengan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, semoga kita dapat mengambil hikmah dan pembelajaran dari hadist - hadist ini.

Bismillahirrohmaanirrohiim.

1. Shahih Bukhari 2371: Dari 'Abdullah bin 'Umar radliallahu 'anhuma bahwa dia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Setiap kalian adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya. Seorang imam (kepala Negara) adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban atas rakyatnya. Seorang suami dalam keluarganya adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban atas orang yang dipimpinnya. Seorang isteri di dalam rumah tangga suaminya adalah pemimpin dia akan diminta pertanggung jawaban atas siapa yang dipimpinnya. Seorang pembantu dalam urusan harta tuannya adalah pemimpin dan dia akan diminta pertanggung jawaban atasnya. Dia berkata; "Aku mendengar semuanya ini dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan aku menduga Nabi shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda: "Dan seseorang dalam urusan harta ayahnya adalah pemimpin dan akan diminta pertanggung jawaban atasnya. Maka setiap kalian adalah pemimipin dan setiap kalian akan diminta pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya ".


2. Shahih Bukhari 2737: Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadits sebelumnya, dari Abu Hurairah; Dan dengan sanad diatas, Beliau shallallahu 'alaihi wasallam juga bersabda: "Barang siapa yang taat kepadaku berarti dia telah taat kepada Allah dan barang siapa yang bermaksiat kepadaku berarti dia telah bermaksiat kepada Allah. Dan barang siapa yang taat kepada pemimpin berarti dia telah taat kepadaku dan barang siapa yang bermaksiat kepada pemimpin berarti dia telah bermaksiat kepadaku. Dan sesungguhnya imam (pemimpin) adalah laksana benteng, dimana orang-orang akan berperang mengikutinya dan berlindung dengannya. Maka jika dia memerintah dengan berlandaskan taqwa kepada Allah dan keadilan, maka dia akan mendapatkan pahala. Namun jika dia berkata sebaliknya maka dia akan menanggung dosa".


3. Shahih Bukhari 1334: Telah menceritakan kepada kami Musaddad telah menceritakan kepada kami Yahya dari 'Ubaidullah berkata, telah menceritakan kepada saya Khubaib bin 'Abdurrahman dari Hafsh bin 'Ashim dari Abu Hurairah radliallahu 'anhu dari Nabi Shallallahu'alaihiwasallam bersabda: "Ada tujuh (golongan orang beriman) yang akan mendapat naungan (perlindungan) dari Allah dibawah naunganNya (pada hari qiyamat) yang ketika tidak ada naungan kecuali naunganNya. Yaitu; Pemimpin yang adil, seorang pemuda yang

Forty Hadith Qudsi


Introduction

The following is a collection of 40 Hadith Qudsi but I just share 12 Hadeth Qudsi. But what is Hadith Qudsi and how do they differ from other Hadith? The following discussion is given in the introduction to the book titled "Forty Hadith Qudsi" published by: Revival of Islamic Heritage Society, Islamic Translation Center, P.O.Box 38130, Aldahieh, Kuwait.

Hadith Qudsi are the sayings of the Prophet Muhammad (Peace and Blessings of Allah be upon him) as revealed to him by the Almighty Allah. Hadith Qudsi (or Sacred Hadith) are so named because, unlike the majority of Hadith which are Prophetic Hadith, their authority (Sanad) is traced back not to the Prophet but to the Almighty.
Among the many definitions given by the early scholars to Sacred Hadith is that of as-Sayyid ash-Sharif al-Jurjani (died in 816 A.H.) in his lexicon At-Tarifat where he says: "A Sacred Hadith is, as to the meaning, from Allah the Almighty; as to the wording, it is from the messenger of Allah (PBUH). It is that which Allah the Almighty has communicated to His Prophet through revelation or in dream, and he, peace be upon him, has communicated it in his own words. Thus Qur'an is superior to it because, besides being revealed, it is His wording."

Hadith Collection


Hadith Qudsi 1:

On the authority of Abu Hurayrah (may Allah be pleased with him), who said that the Messenger of Allah (PBUH) said: When Allah decreed the Creation He pledged Himself by writing in His book which is laid down with Him: My mercy prevails over my wrath.
It was related by Muslim (also by al-Bukhari, an-Nasa'i and Ibn Majah).

Hadith Qudsi 2:

On the authority of Abu Hurayrah (may Allah be pleased with him), who said that the Messenger of Allah (PBUH) said: Allah Almighty has said: The son of Adam denied Me and he had no right to do so. And he reviled Me and he had no right to do so. As for his denying Me, it is his saying: He will not remake me as He made me at first (1) - and the initial creation [of him] is no easier for Me than remaking him. As for his reviling Me, it is his saying: Allah has taken to Himself a son, while I am the One, the Everlasting Refuge. I begot not nor was I begotten, and there is none comparable to Me.
(1) i.e., bring me back to life after death.
It was related by al-Bukhari (also by an-Nasa'i).

Hadith Qudsi 3:

On the authority of Zayd ibn Khalid al-Juhaniyy (may Allah be pleased with him), who said: The Messenger of Allah (may the blessings and peace of Allah be upon him) led the morning prayer for us at al-Hudaybiyah following rainfall during the night. When the Prophet (may the blessings and peace of Allah be upon him) finished, he faced the people and said to them: Do you know what your Lord has said? They said: Allah and his Messenger know best. He said: This morning one of my servants became a believer in Me and one a disbeliever. As for him who said: We have been given rain by virtue of Allah and His mercy, that one is a believer in Me, a disbeliever in the stars (2); and as for him who said: We have been given rain by such-and-such a star, that one is a disbeliever in Me, a believer in the stars.
(2) The pre-Islamic Arabs believed that rain was brought about by the movement of stars. This Hadith draws attention to the fact that whatever be the direct cause of such natural phenomena as rain, it is Allah the Almighty who is the Disposer of all things.
It is related by al-Bukhari (also by Malik and an-Nasa'i).


Hadith Qudsi 4:

On the authority of Abu Hurayrah (may Allah be pleased with him), who said that the Messenger of Allah (PBUH) said: Allah said: Sons of Adam inveigh against [the vicissitudes of] Time, and I am Time, in My hand is the night and the day (1).
(1) As the Almighty is the Ordainer of all things, to inveigh aginst misfortunes that are part of Time is tantamount to inveighing against Him.
It was related by al-Bukhari (also by Muslim).


Hadith Qudsi 5:

On the authority of Abu Hurayrah (may Allah be pleased with him), who said that the Messenger of Allah (PBUH) said: Allah (glorified and exalted be He) said: I am so self-sufficient that I am in no need of having an associate. Thus he who does an action for someone else's sake as well as Mine will have that action renounced by Me to him whom he associated with Me.
It was related by Muslim (also by Ibn Majah).

Senin, 30 September 2013

Sebesar apapun dosa, sesunggunhnya Allah Maha Pengampun

Sebesar apapun dosa seseorang, sesungguhnya Allah Maha Pengampun Atas segala dosa bagi hamba yang benar benar ingin bertaubat pada-Nya, tidak memandang dia pemabuk, pezina, pembunuh sekalipun, sesungguhnya ampunan Allah lah yang paling bisa mema'afkan.

Allah akan mengampuni siapapun yang bertaubat pada-Nya, mengampuni dosa di waktu pagi, mengampuni dosa di waktu malam, mengampuni dosa yang bertumpuk tumpuk bagaikan buih air dilautan.