مَنْ سَارَ عَلىَ
الدَّرْبِ وَصَلَ
1. Siapa
berjalan pada jalannya sampai.
Keterangan :
maksudnya adalah barang siapa yang berjalan pada jalur yang benar-benar sesuai
dengan apa yang ingin di capai, maka sampai lah ia pada tujuannya.
Himah : Maka barang siapa yang ingin
mencapai pada impiannya maka pekerjaannya harus sesuai dengan apa yang ingin ia
capai.
2. مَنْ جَدَّ وَجَدَ
2. Siapa bersungguh-sungguh, mendapat.
Keterangan
: Barang siapa yang bersungguh-sungguh dengan apa yang diinginkan maka dapatlah
ia.
Hikmah
: bukan hanya parang yang tajam yang bisa memotong batang pohon yang besar tapi
parang tumpul pun dapat memotong asalkan bersungguh-sungguh.
3. مَنْ صَبَرَ ظَفِرَ
3. Siapa yang sabar beruntung.
Keterangan
: Barang siapa yang dapat bersabar atas segala seseuatu maka amanlah ia dari
kecelakaan karna kecerobohan dan ketergesa'annya.
Hikmah
: Jika ingin beruntung dalam suatu pekerjaan ataupun masalah apapun bersabarlah
dan mintalah "pertolongan" kepada Allah SWT.
4. مَنْ قَلَّ صِدْقُهُ قَلَّ صَدِيْقُهُ
4. Siapa sedikit kejujurannya, sedikit temannya.
Keterangan : Sesiapa kebiasaannya berbohong sehingga
tertupi kejujurannya, maka sedikitlah yang ingin berteman dengannya.
Hikmah : Kejujuran adalah modal utama untuk mendapat
kepercayaan seseorang, maka berkatalah jujur dan tinggalkan perkataan dusta
meskipun hanya selingan/candaan.
5. جَالِسْ أَهْلَ الصِّدْقِ وَالوَفَاءِ
5. Pergaulilah orang yang punya
kejujuran dan ketepatan janji.
Keterangan : Bersahabatlah dengan
orang-orang yang punya kejujuran dan selalu menepati janjinya.
Hikmah : akhlaq yang terpuji menular dan
akhlaq yang buruk pun menular, maka perbaikilah pergaulan dan janganlah
bersahabat dengan orang yang buruk perilakunya sedangkan kamu tidak dapat
merubah perilaku orang buruk tersebut.
6. مَوَدَّةُ الصَّدِيْقِ تَظْهَرُ وَقْتَ الضِّيْقِ
6. Kecintaan teman itu, tampak pada
waktu kesempitan.
Keterangan : saat seseorang sedang
kesulitan maka teman yang mecintainya adalah yang setia membantu dan memikul
kesulitannya sampai hilang kesulitan temannya.
Hikmah : jadilah teman yang dicintai dan
mencintai temannya Karna Allah, niscaya akan tumbuhlah cinta sejati.
7. وَمَااللَّذَّةُ إِلاَّ بَعْدَ التَّعَبِ
7. Tidak ada kenikmatan kecuali
setelah kepayahan.
Keterangan : Ikhtiar (Usaha), Doa dan
Tawakkal kepada Allah adalah satu kunci untuk mendapat kenikmatan yang sesungguhnya.
Hikmah : janganlah berleha-leha karena
kenikmatan itu disaat seseorang bersungguh-sungguh untuk mencapai tujuannya dan
ia mendapatkannya karena kesungguhannya.
Sumber : dailyhadith2013.blogspot.com
Pensyarah : Muhammad Nasrullah / nas.lima5@gmail.com






0 komentar:
Posting Komentar